Didin Marlin adalah musisi dan seniman bunyi asal Kassi Tinambung Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tumbuh di lingkungan yang dekat dengan alam dan tradisi masyarakat Bugis, ia banyak dipengaruhi oleh suara-suara keseharian, ritual, air, hutan, serta ritme yang hidup di sekitarnya sejak kecil.

Dalam perjalanannya bermusik, Didin mulai menyadari kekayaan tradisi bunyi di Sulawesi Selatan, khususnya dari budaya Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja. Ketertarikannya tidak hanya pada bentuk musiknya, tetapi juga pada cara bunyi hadir sebagai bagian dari kehidupan, ingatan, dan relasi manusia dengan lingkungan.

Sejak sekitar tahun 2020, ia mulai secara lebih mendalam mempelajari tradisi ritmis dan pendekatan musikal dari latar budayanya sendiri. Ia mencoba memahami napas, gestur, dan rasa musikal yang hidup di dalam tradisi tersebut, lalu membawanya ke dalam praktik musik kontemporer dan eksplorasi bunyi yang lebih personal.

Bagi Didin Marlin, Tradisi bukan sekadar elemen dekoratif dalam karya seni. Ia melihat tradisi sebagai fondasi pengetahuan dan cara merasakan, sesuatu yang masih hidup dan terus bisa berkembang melalui konteks serta pendekatan baru.

Magismaja menjadi proyek awal dalam perjalanan artistiknya, sebuah ruang eksplorasi yang dibangun dari Kekayaan bunyi dan pengetahuan ritmis Sulawesi Selatan. Lewat proyek ini, Didin mencoba membuka kemungkinan baru dalam mendengar, mengolah, dan menghadirkan tradisi ke dalam bentuk karya yang lebih kontemporer.



Latest Release


Total Price

Checkout